Cara Membuat Installer Game Multi Disk dengan Inno Setup Lengkap Fitur Insert Disk

Cara Membuat Installer Game Multi Disk dengan Inno Setup Lengkap Fitur Insert Disk


Installer game adalah sebuah paket software yang dirancang untuk memudahkan pengguna dalam memasang (install) game di komputer atau perangkat mobile, alih-alih memindahkan file satu per satu secara manual, installer akan mengemas seluruh komponen game, seperti file executable, aset visual, audio, hingga konfigurasi, kedalam satu paket terpadu yang dilengkapi dengan panduan instalasi langkah demi langkah, tampilan progress bar, serta opsi pengaturan seperti pemilihan lokasi instalasi dan pembuatan shortcut di desktop.


Manfaat utama dari penggunaan installer game adalah menyederhanakan proses setup yang hanya membutuhkan beberapa kali klik "Next", memastikan semua struktur folder dan dependensi terpasang dengan benar, serta menyediakan mekanisme uninstall yang rapi dan terorganisir.

Nah pada artikel kali ini, aku akan membagikan panduan lengkap mengenai cara membuat installer game yang dilengkapi dengan fitur "Insert Tto Disk 1", "Insert To Disk 2", "Insert To Disk 3", dan seterusnya, fitur ini umumnya digunakan pada installer game berukuran besar yang perlu dibagi menjadi beberapa bagian untuk memudahkan distribusi, baik melalui media fisik seperti DVD maupun dalam format digital yang dibagi menjadi beberapa file terpisah.

Lantas, bagaimana cara membuat installer seperti itu ? yuk, kita bahas secara tuntas melalui langkah-langkah di bawah ini :

  1. Pada langkah pertama ini, pastikan kamu sudah mengunduh bahan-bahan di bawah ini :
  2. Download terlebih dahulu bahan - bahan yang dibutuhkan tersebut.
  3. Jika sudah maka install program Inno Setup terlebih dahulu.
  4. Setelah selesai menginstall, maka ekstrak files "Rinahefta Installer Repack Setup" tersebut.

Installer ini bisa kamu modifikasi sesuai kebutuhanmu, untuk memodifikasinya sangat mudah, namun kamu harus memenuhi beberapa syarat agar proses modifikasi tersebut berhasil :

  1. Jangan pindahkan seluruh files yang ada didalam folder "Corebox Installer" tersebut keluar, ketika kamu selesai ekstrak, cukup pindahkan folder "Corebox Installer"  alias folder luarnya saja, jangan pindahkan keluar khusus untuk file dan folder didalamnya.
  2. agar splash screen, music, dan wallpaper dapat digunakan pada installer, pastikan kamu membuat nama splash screen dengan nama "splash" dengan format .png (ukuran 1280x720), lalu music yang kamu inginkan dengan nama "music" dengan format .mp3 dan wallpaper yang kamu ingin pasang dengan nama "Setup1" dengan format .jpg (dengan ukuran 1280x720), semuanya ditulis tanpa tanda petik dua.
  3. untuk splash screen, tempatkan di dalam folder "Resources", untuk music, tempatkan juga di dalam folder "Resources", dan untuk wallpaper, kamu dapat menempatkannya pada folder "Graphics" -> "Images"
  4. Jika pada saat kamu memindahkannya lalu tiba - tiba ada nama file yang sama, baik file splash screen, music, wallpapernya, timpa saja alias, re-write, alias hapus yang lama dan ganti dengan punyamu.
  5. btw, untuk file iconnya, siapkan 1 buah file icon custom yang kamu inginkan dengan ukuran 50x50, format .ico, lalu tempatkan didalam folder "Graphics", timpa file icon yang lama.

Jika kamu ingin melihat bentuk atau model installernya, kamu bisa membuka folder "Output", disana tepat dibawah folder "Redists" akan ada file "Setup" nah file itulah merupakan file installer custom, tempat itu juga yang akan menjadi hasil akhir dari file custom installer yang telah kamu edit nanti.

Untuk mengedit informasi file seperti nama game, pemilik/publisher game, versi game, ukuran game, warna installer, repacker (nama kamu), membuat jalur aplikasi game agar bisa dibuat shortcut pada desktop, itu diatur pada program "WindosPhone", jadi kamu dapat membuka file "WindowsPhone" tersebut, dan yang dapat kamu ubah merupakan tanda merah yang aku tandai seperti dibawah ini :

[Installer]
Name=Firewatch
Publisher=Campo Santo
Version=1.0.0
Size=4500
;Files=C:\Program Files (x86)\Battlefield 4
Watermark= Jln. Raya Kemang, Jakarta Timur
Autorun=0
;Enter Your Name
Repacker=JejakKursor

[Theme]
;Interface either be in dark or light
;Colors are Originally from OS Windows Phone 8 (01-21)
;21th is pure Red
Image=1
Dark=1
Color=14  (klik disini untuk melihat warna lainnya)

[Execs]
;Tile Caption|Exec Directory|Exec File|Shortcut Name/Action Name
AppExe1=Firewatch|Firewatch.exe|Firewatch
;AppExe2=Battlefield 4 (64-Bit)||bf4.exe|Play Battlefield(TM) 4 (64-Bit)

Nah yang tidak aku berikan tanda merah dan informasi kode yang tidak aku cantumkan seperti diatas jangan di otak-atik, biarkan seperti itu, informasi tersebut tidak akan keliatan pada program utama, jadi aman.

Untuk menyimpan semua perubahan yang telah kamu lakukan, termasuk perubah yang kamu lakukan diluar windowsphone (seperti mengubah splash screen, music, wallpaper atau icon), kamu bisa masuk ke windowsphone, lalu : 

  1. Pastikan kotak disketnya menyala.
  2. Kemudian klik tombol disket tersebut.
  3. Setelah itu pilih menu "Build" kemudian pilih menu "Compile".

Disini tunggu hingga proses compile selesai, kamu bisa melihat kotak paling bawah yang ada progressbar hijau yang disampingnya ada tulisan "Read Only", itu merupakan prosesnya, pastikan kamu menunggu hingga progressbar hijaunya menghilang.

Nah jika sudah maka kamu dapat mengecheck folder Outputnya untuk bisa ditest apakah installernya sudah mengalami perubahan sesuai dengan apa yang kamu ingin kan atau belum.

Bagi kamu yang ingin membuat installer tersebut dapat menginstall setup-1.bin/setup1.bin/data1.bin lalu setup-2.bin/setup2.bin/data2.bin pada momen berbeda, kamu dapat membuka file "Archives" yang telah aku sisipkan didalam folder "CorePack Installer", harusnya kamu sudah melihatnya dari awal.

File itu bentuknya notepad, meski begitu tentu saja file itu sangat penting, tujuan file itu ialah untuk mengatur munculnya pemberitahuan "Insert To Disk" ketika file yang diminta tidak ada disekitar file "setup" custom yang telah kamu buat.

Jadi jika kamu membuka file "Archives" tersebut dan kamu amati dengan teliti, kamu akan melihat, setiap file setup bin yang kamu miliki itu memiliki 2 baris perintah didalam file "Archives" itu.

Jadi seperti file setup-1.bin itu memiliki perintah :

if not ShowChangeDiskWindow ('Please Insert Disk To Continue...', ExpandConstant('{src}'),'setup-1.bin') then break;
if not ISArcExtract ( 0, 25, ExpandConstant('{src}\setup-1.bin'), ExpandConstant('{app}'), '', false, '', ExpandConstant('{tmp}\arc.ini'), ExpandConstant('{app}'), False) then break;

Nah perintah pada baris pertama merupakan perintah yang digunakan untuk memunculkan kotak tabel "Insert To Disk" ketika file setup-1.bin yang diminta tidak ada disekitar file "setup" custom yang telah kamu buat, anggaplah file setup custom mu itu ada didalam folder "output" namun file "setup-1.bin" yaitu data dari hasil pecahan data gamenya ada pada desktop, setup custom mu akan bingung pada saat instalasi, dia seolah akan bilang begini : 

"sebentar, setup-1.bin dimana? aku tidak melihatnya" 

maka setup custom bakal ngeluarin sebuah perintah, dan perintah itu merupakan perintah baris pertama, yaitu "Insert To Disk"

lalu baris kedua itu apa? jadi baris kedua itu merupakan perintah untuk melakukan proses ekstrak file setup-1.bin, jadi aku beri contoh lagi : 

ketika perintah baris pertama muncul dan kamu mengarahkannya ke data-1.bin pada desktop, maka setup custom mu akan melakukan perintah kedua, karena dia sudah tau letak lokasinya berkat bantuanmu, maka dia akan melakukan proses ekstrak sesuai baris perintah kedua.

Nah pada baris perintah kedua ini, ada sebuah angka yaitu 0,25, itu angka apa?

Jadi itu merupakan angka progressbar, jika kamu melakukan proses instalasi sampai tahap akhir pada installer custom tersebut, kamu akan melihat sebuah kotak progressbar berwarna kuning diakhir dimana kotak progressbar itu akan terisi sedikit demi sedikit, nah itulah yang dinamakan progressbar atau bar proses.

Nah apa hubungannya dengan angka 0,25 ini? jadi angka 0,25 ini merupakan nilai yang bisa kamu masukan, jadi cara pakainya seperti ini : jika kamu memiliki 4 file setup bin (setup-1.bin/setup-2.bin/setup-3.bin/setup-4.bin) dan ke 4 file setup bin ini memiliki ukuran yang sama, kamu dapat memberikan angka 0,25 disetiap baris keduanya, maka akan didapatkan hasil 0,100, angka 100 itu merupakan 100% dalam progressbar, yang mana angka itu merupakan angka final dari berakhirnya proses instalasi game pada setup custommu.

Lalu jika aku punya satu setup bin saja bagaimana? 

kamu hanya perlu menyisakan 2 baris perintah, baris perintah insert to disk dan baris perintah proses instalasi, pastikan kamu mengetik setup-1.bin pada 2 baris tersebut, seperti dibawah ini :

if not ShowChangeDiskWindow ('Please Insert Disk To Continue...', ExpandConstant('{src}'),'setup-1.bin') then break;
if not ISArcExtract ( 0, 100, ExpandConstant('{src}\setup-1.bin'), ExpandConstant('{app}'), '', false, '', ExpandConstant('{tmp}\arc.ini'), ExpandConstant('{app}'), False) then break;

Lalu masukan angka 0,100 karena hanya ada 1 setup.bin tepat pada baris kedua.

Dan jika ada 2, maka tambahkan 2 baris lagi dibawahnya, lakukan hal yang sama namun sesuaikan dengan setup-2.bin milikmu.

if not ShowChangeDiskWindow ('Please Insert Disk 2 To Continue...', ExpandConstant('{src}'),'setup-2.bin') then break;
if not ISArcExtract ( 0, 100, ExpandConstant('{src}\setup-2.bin'), ExpandConstant('{app}'), '', false, '', ExpandConstant('{tmp}\arc.ini'), ExpandConstant('{app}'), False) then break;

Nah maka hasilnya akan seperti dibawah ini, perhatikan baik - baik, amati dengan teliti.

if not ShowChangeDiskWindow ('Please Insert Disk To Continue...', ExpandConstant('{src}'),'setup-1.bin') then break;
if not ISArcExtract ( 0, 50, ExpandConstant('{src}\setup-1.bin'), ExpandConstant('{app}'), '', false, '', ExpandConstant('{tmp}\arc.ini'), ExpandConstant('{app}'), False) then break;
if not ShowChangeDiskWindow ('Please Insert Disk 2 To Continue...', ExpandConstant('{src}'),'setup-2.bin') then break;
if not ISArcExtract ( 0, 50, ExpandConstant('{src}\setup-2.bin'), ExpandConstant('{app}'), '', false, '', ExpandConstant('{tmp}\arc.ini'), ExpandConstant('{app}'), False) then break;

Nah kamu dapat melihat keseluruhannya bukan, disini aku memberikan nilai 0,50 di masing - masing baris kedua karena hanya ada 2 setup bin, maka jika dijumlahkan akan mendapatkan angka 0,100.

Lalu perbedaan pada 2 baris pertama dan 2 baris kedua, 2 baris pertama khusus untuk setup-1.bin, 2 baris kedua khusus untuk setup-2.bin

Oh okey aku mengerti, jika aku punya 5 file setup bin, dan file setup bin ukuran paling besar ada di setup bin ke 3, maka aku harus memberikan lebih besar nilainya pada setup bin ke 3 namun tetap jumlah seluruhnya harus 0,100, apa benar begitu?

YA! tepat sekali! dengan begitu progressbar tidak akan menjadi rusak seolah - olah prosesnya sudah selesai namun installer masih terbuka dan faktanya masih dalam proses instalasi, itulah tujuannya.

Kira - kira begini :

if not ShowChangeDiskWindow ('Please Insert Disk To Continue...', ExpandConstant('{src}'),'setup-1.bin') then break;
if not ISArcExtract ( 0, 15, ExpandConstant('{src}\setup-1.bin'), ExpandConstant('{app}'), '', false, '', ExpandConstant('{tmp}\arc.ini'), ExpandConstant('{app}'), False) then break;
if not ShowChangeDiskWindow ('Please Insert Disk 2 To Continue...', ExpandConstant('{src}'),'setup-2.bin') then break;
if not ISArcExtract ( 0, 15, ExpandConstant('{src}\setup-2.bin'), ExpandConstant('{app}'), '', false, '', ExpandConstant('{tmp}\arc.ini'), ExpandConstant('{app}'), False) then break;
if not ShowChangeDiskWindow ('Please Insert Disk 3 To Continue...', ExpandConstant('{src}'),'setup-3.bin') then break;
if not ISArcExtract ( 0, 40, ExpandConstant('{src}\setup-3.bin'), ExpandConstant('{app}'), '', false, '', ExpandConstant('{tmp}\arc.ini'), ExpandConstant('{app}'), False) then break;
if not ShowChangeDiskWindow ('Please Insert Disk 4 To Continue...', ExpandConstant('{src}'),'setup-4.bin') then break;
if not ISArcExtract ( 0, 15, ExpandConstant('{src}\setup-4.bin'), ExpandConstant('{app}'), '', false, '', ExpandConstant('{tmp}\arc.ini'), ExpandConstant('{app}'), False) then break;
if not ShowChangeDiskWindow ('Please Insert Disk 5 To Continue...', ExpandConstant('{src}'),'setup-5.bin') then break;
if not ISArcExtract ( 0, 15, ExpandConstant('{src}\setup-5.bin'), ExpandConstant('{app}'), '', false, '', ExpandConstant('{tmp}\arc.ini'), ExpandConstant('{app}'), False) then break;

Disini, kamu bisa lihat, untuk setup bin yang ke 3, aku memberikan 0,40 karena ukurannya paling besar dari setup bin yang lain, dan tentu saja aku memberikan angka 0,15 untuk sisanya karena ukuran file datanya jauh lebih ringan dari setup bin ke 3, namun tentu saja, meski dijumlahkan mendapat 0,100, jika 4 file mu berukuran 4/3 GB, pastikan kamu menaikan angkanya sedikit dan tetap pastikan seluruh angka yang kamu berikan jika dijumlahkan menjadi 0,100 pas.

jadi kamu sudah mengerti kan sekarang? 

Nah jika sudah maka sekarang klik menu "File" pada pojok kiri atas lalu pilih "Save" untuk menyimpan hasilnya.

Sekarang kamu bisa kembali masuk kedalam file "WindowsPhone", lalu lakukan proses simpan terlebih dahulu, kemudian pilih "Build" setelah itu "Compile" untuk mengupdate file setup bin custom mu.

Penutup


Sebenarnya tutorial ini sedikit rumit karena aku menyadari bahwa jika aku meringkas semua isinya, kamu tidak akan mengerti sama sekali, jadi aku membuat tutorial ini sedetail mungkin dan aku berharap kamu semua (pembaca) memahami tutorial ini.

Nah yang harus kamu ingat ialah, ketika kamu sudah merubah sesuatu, kamu harus menyimpannya dengan cara klik disket yang sudah aku katakan berkali-kali seperti tutorial di atas plus compile, ketika sudah ter-save maka file-file tersebut sudah tersimpan, ketika sudah di compile maka artinya file-file yang sudah kamu rubah baik itu di luar windowsphone seperti file gambar, musik, atau icon atau di dalam windowsphone itu sendiri seperti merubah beberapa informasi yang ada di dalam windowsphone, itu semua akan di compile alias digabung jadi satu dan hasilnya bisa kamu coba di folder output.